:: SELAMAT DATANG DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) MAKASSAR :: PENYELENGGARA DIKLAT BIDANG KESEHATAN BERKUALITAS SEBAGAI RUJUKAN DI INDONESIA TIMUR :: PELATIHAN ASUHAN IBU HAMIL (ANC TERPADU) DAN KELUARGA SEHAT YANG MENJADI PROGRAM UNGGULAN BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN DI TAHUN 2017 ::

Sarana dan Prasarana

Jumlah Kunjungan

00035683
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
157
1505
2635
4969
15663
0
35683

Your IP: 54.81.73.2
2017-10-24 02:08

Kegiatan Germas Di Kabupaten Jeneponto

Sosialisasi GERMAS  di Kabupaten Jeneponto tanggal 22 Juli 2017 dengan Thema “ Ayo lakukan Aktifitas Fisik agar hidup lebih sehat”.

gambar4Gerakan masyarakat hidup sehat” adalah gerakan bersama yang memiliki beberapa tujuan Secara umum Germas bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk berperilaku sehat dengan mengedepankan  upaya promotif dan  preventif   untuk meningkatkan kualitas hidup. Sedangkan tujuan khususnya adalah meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat untuk hidup sehat, meningkatkan produktivitas masyarakat dan mengurangi beban biaya kesehatan.Untuk mewujudkan “Gerakan masyarakat hidup sehat” perlu sebuah kampanye dan sosialisasi agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Kampanye dan sosialisasi ini membutuhkan dukungan  dan peran serta  dari berbagai pihak tidak hanya pemerintah saja tetapi juga  masyarakat sebagai salah satu komponen bangsa yang perlu berperan serta, untuk itu sosialisasi dilanjutkan  komitmen dan monitoring pelaksanaan Germas tidak hanya ditingkat   K/L  saja tetapi sampai dengan  Provinsi, kabupaten /kota bahkan desa sekalipun. 

gambar2Sehubungan dengan hal tersebut Balai Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar bekerjasama dengan lintas sektor dalam hal ini Komisi IX DPR RI  sebagai mitra kerja kementrian Kesehatan  melakukan Sosialisasi pemberdayaan sekaitan Germas di Kabupaten Jeneponto yang menghadirkan salah satu anggota DPR dari Komisi IX yaitu ibu Aliyah Mustika Ilham SE   sebagai Nara Sumber bersama  Ibu dr Emry Netty  M.Kes dari Pusat Latihan SDM Kesehatan dan Bupati Jeneponto yang dalam hal ini diwakili oleh Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan  Bp.dr H.Muh.Syafruddin  Nurdin.M.Kes yang juga sebagai kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan  Sosialisasi yang berlangsung di Ruang pertemuan  PKK  kabupaten Jeneponto dihadiri oleh   150 ( seratus lima puluh ) orang lebih  yang terdiri dari unsur Tokoh Masyarakat,Tokoh agama, Perwakilan SKPD, Camat, Tim senam Germas dari Dinas Kesehatan Jeneponto serta masyarakat umum yang berdomisili di kota jeneponto . Acara dimulai dengan Sambutan selamat datang dari Bupati yang diwakili oleh Plt Asisten Ekbang dr H.M.Syafruddin .M.Kes yang akrab disapa dengan dr Capa , dalam sambutannya diawali dengan ucapan selamat Hari raya idul fitri Taqabballallahu minna waminkum  mohon maaf lahir dan bathin  selamat datang di kota yang terkenal dengan butta toratea  dengan berbagai keunikannya salah satu nya adalah sebagai salah satu  kabupaten yang bermasalah kesehatan ( 3 Tahun ) namun berkat kemauan  yang kuat dibantu dengan partisipasi seluruh masyarakat jeneponto akhirnya 2  tahun yang lalu kota jeneponto bisa  keluar dari predikat tersebut  dan sebagai kota pertama di Sulawesi selatan yang melakukan pencanangan Germas pada tahun 2016 silam yang dihadiri oleh kurang lebih 5000 ( lima ribu ) orang   terdiri dari berbagai lapisan masyrakat yang dilanjutkan setelahnya itu adalah penggalangan komitmen untuk hidup sehat secara berjenjang mulai dari tingkat Desa, Kelurahan  dan kecamatan lalu disusul dengan implementasi Germas dalam berbagai bentuk salah satunya adalah Penetapan Wilayah Bebas asap rokok dalam bentuk Perda Rokok oleh Pemda. Kelompok kelompok senam  diberbagai Ormas dan SKPD , promosi makan buah sayur dihampir setiap kegiatan /moment misalnya pertemuan lintas Program/sektor Rapat rapat disekolah sekolah dan sebagainya, intinya gerakan masyarakat hidup Sehat atau Germas sudah pada tahap implementasi dan sekarang  saatnya  melihat tindak lanjut  gerakan tersebut di masyarakat dalam keseharian yang akan berdampak pada derajat kesehatan masyarakat dibutta toratea.

gambar1Sambutan selamat datang ini  sekaligus dirangkaikan dengan pemaparan materi  dengan judul Implementasi Germas di Kabupaten jeneponto seperti yang disampaikan diatas.

Sebagai Nara Sumber ke dua, ibu Aliyah Mustika Ilham menyampaikan beberapa hal penting antara lain  Pergeseran Pola hidup masyarakat berdampak pada pola penyakit, yang dulunya angka kematian tertinggi disebabkan oleh penyakit menular seperti  TBC, Muntaber, tifus, Pneumonia dan sebagainya beralih menjadi penyakit tidak menular seperti jantung, stroke,hipertensi, diabetes  dan penyakit tidak menular lainnya,  seiiring dengan itu besarnya beban pembiayaan untuk menanggulangi penyakit tidak menular (PTM)  dari tahun ketahun mengalami peningkatan,  pada tahun 1990 penyakit tidak menular sebanyak 37% namun pada tahun 2010 telah menjadi 58% dan sebagai konsekwensinya bahwa     67% pembiayaan kesehatan diperuntukan untuk penanganan Penyakit Tidak menular ( PTM ) , hal ini membuktikan bahwa kita sedang diperhadapkan pada penyakit tidak menular dan inilah salah satu fungsi kami sebagai  komisi IX   yaitu  pengawasan terkait kerja dibidang kesehatan .Melihat fakta diatas sehingga Presiden mencanangkan Germas yang  salah satu  tujuannya  agar beban pembiayaan kesehatan dapat dikurangi.

Disini diperlukan kerjasama antara Tokoh agama, tokoh Masyarakat dan semua elemen masyarakat agar dapat menyuarakan dan melaksanakan Gerakan Hidup sehat ini yang dimulai dari diri sendiri ,lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Sebagai nara sumber ke tiga yaitu ibu  dr. Emry Netty  M.Kes  sebagai perwakilan dari Kementrian Kesehatan , menyajikan materi Kebijakan Germas dengan judul, ”GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA” antara lain dikatakan bahwa Sehat adalah hak asasi setiap orang, sehat yang dimaksud adalah sehat  secara keseluruhan yaitu jasmani,rohani dan bermasyarakat, pemerintah mengupayakan agar bapa/ibu turut mensosialisasikan Germas dilingkungannya masing masing. Usia Produktif harusnya memberikan kontribusi pada pembangunan  namun terancam jika kesehatannya terganggu oleh PTM dan perilaku yang tidak sehat. Ada 9754 Puskesmas diseluruh Indonesia sedang di jeneponto jumlah Puskesmas adalah 19  yang  harusnya telah  siap memgimplementasikan  Program Indonesia Sehat dimana sebagian besar dari  tenaga kesehatan yang ada sudah dilatih dengan pelatihan Keluarga Sehat         ( KS ) dan rencananya pada tahun 2019  semua tenaga kesehatan yang ada sudah terpapar pelatihan tersebut. Di mohon kiranya kepada semua masyarakat agar membantu peetugas kesehatan dalam melakukan pendataan agar Indeks Keluarga Sehat ( IKS ) dari setiap wilayah  dapat diketahui mulai  dari tingkat yang terkecil   RT, RW, Desa dan seterusnya.Intinya bahwa semua masyarakat  agar berperilaku hidup sehat dalam keluarga misalnya tidak merokok,menggunakan jamban sehat, rutin memeriksakan kesehatan,makan sayur dan buah serta rajin  beraktifitas fisik mulai dari ibu hamil , anak anak dan lansia  . Berbagai permasalahan kesehatan dapat dicegah dengan Pola Hidup Bersih dan Sehata ( PHBS). Tugas tugas ini bukan hanya dibebankan kepada pemerintah namun masyarakat juga mempunyai andil

gambar5Setelah pemaparan materi dari ke tiga Nara sumber , dilanjutkan acara talkshow yang dipandu oleh moderator yang mumpuni  yang membuat suasana gedung menjadi hidup dengan kelakar atau joke joke  segarnya   membuat peserta tertawa malu dengan beberapa istilah istilah yang tidak biasa namun cukup mengena dia adalah Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan ( BBPK ) Makassar Bp Laode Musafin . Tanya jawab berjalan lancar dengan 4 orang penanya  saja karena  dibatasi oleh waktu sehingga para  peserta lainnya harus puas dengan perwakilan  tersebut  dan  acara talkshow  ditutup   setelah tampilnya seorang camat yang mengawali pertanyaannya dengan memberikan gambaran kondisi sampah yang berserakan didaerah perbatasan kabupaten       ( Bantaeng ) dan dibeberapa tempat lainnya , lalu setelahnya itu dia mengajukan permintaan ke Ibu Aliyah sebagai anggota Dewan yang terhormat yang salah satu fungsinya adalah fungsi buggeting , Camat tersebut  berharap  kiranya dapat diberikan truk sampah karena salah satu penyebab masalah tersebut diatas adalah kurangnya armada sampah  yang dimiliki dan hal ini di jawab dengan Kata Insya Allah oleh sang anggota DPR. Semoga dapat terwujud.

Search :

Ruang Chating

Log-in

Siapa Yang On-Line

We have 76 guests and no members online