:: SELAMAT DATANG DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) MAKASSAR :: PENYELENGGARA DIKLAT BIDANG KESEHATAN BERKUALITAS SEBAGAI RUJUKAN DI INDONESIA TIMUR :: PELATIHAN ASUHAN IBU HAMIL (ANC TERPADU) DAN KELUARGA SEHAT YANG MENJADI PROGRAM UNGGULAN BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN DI TAHUN 2017 ::

Sarana dan Prasarana

Jumlah Kunjungan

00068587
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
315
979
4145
36507
23897
24670
68587

Your IP: 54.198.210.67
2017-11-23 05:23

 

Jabatan Fungsional Adminkes Ahli

DSC 1772

 Pendahuluan

Perubahan tata pemerintahan dalam era desentralisasi akan terus melaju seiring dengan perubahan sistem politik yang terjadi di Indonesia. Perubahan tersebut tertuang dalam berbagai kebijakan seperti Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, serta peraturan – peraturan pemerintah lainnya.

Perubahan yang harus dilakukan oleh aparatur pemerintah di jajaran Kementerian Kesehatan meliputi perubahan setiap aparatur dalam berfikir, bersikap dan bertindak. Perubahan pola berfikir dikehendaki lebih berorientasi kemasa depan yang mengedepankan profesionalis mendalam pelaksanaan program - program kesehatan. Untuk peningkatan profesionalisme salah satunya adalah ditetapkan jabatan fungsional administrasi Kesehatan (Jabfung Adminkes) sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 42/ Kep/ Menpan/ 12/ 2000.

Salah satu persyaratan untuk dapat diangkat/ menduduki jabatan tersebut harus telah mengikuti pelatihan jabatan fungsional administrator kesehatan melalui pengangkatan dengan penyesuaian ke dalam jabfung Adminkes (Inpassing) yang ditetapkan berdasarkan surat.

Sehubungan dengan adanya persyaratan tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan dasar bagi para calon pejabat fungsional Administrasi Kesehatan, karena salah satu upaya menyiapkan pejabat fungsional administrator kesehatan dalam pengembangan kariernya adalah melalui pelatihan. Pelatihan dasar administrator Kesehatan ini diperuntukkan bagi jenjang jabatan Administrator Kesehatan Pertama, Administrator Kesehatan Muda dan Administrator Kesehatan Madya.

Tujuan Pelatihan

Tujuan Umum :

Meningkatkan wawasan dan kemampuan Administrator Kesehatan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya

Tujuan Khusus:

  1. Mamahami kebijakan program Kemenkes RI
  2. Memahami tentang Tata Kepemerintahan yang baik
  3. Mengetahui dasar-dasar administrasi kesehatan, manfaat administrasi kesehatan dan hubungan administrasi kesehatan dan otonomi daerah.
  4. Mengetahui tentang Kebijakan jabatan fungsional administrasi kesehatan.
  5. Memahami tentang pelayanan administrasi kesehatan.
  6. Menerapkan prinsip-prinsip analisis kebijakan
  7. Menerapkan prosedur perijinan institusi dan pemberi jasa di bidang kesehatan.
  8. Melaksanakan penilaian dan menyajikan hasil akreditasi institusi dan program-program kesehatan.
  9. Memahami sertifikasi tenaga kesehatan dan produk di bidang kesehatan.
  10. Memahami pembuatan karya tulis/ilmiah
  11. Menyusun kerangka acuan dan laporan
  12. Mengajukan/melakukan tata cara pengusulan DUPAK.

Peserta Pelatihan

Peserta yang akan dilatih berasal dari jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota dan Rumah Sakit Umum daerah di Kabupaten/ Kota se-Indonesia dengan jumlah peserta minimal 20 orang dan maksimal 35 orang per-angkatan

Kriteria peserta:

  1. Berijazah serendah - rendahnya sarjana (S1) di bidang kesehatan
  2. Berminat dalam jabatan fungsional adminkes
  3. Sudah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil
  4. Bersedia mengikuti seluruh proses pelatihan jabatan fungsional administrasi kesehatan

 

Search :

Ruang Chating

Sambutan Ka. BBPK

Log-in

Siapa Yang On-Line

We have 24 guests and no members online