:: SELAMAT DATANG DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) MAKASSAR :: PENYELENGGARA DIKLAT BIDANG KESEHATAN BERKUALITAS SEBAGAI RUJUKAN DI INDONESIA TIMUR :: PELATIHAN ASUHAN IBU HAMIL (ANC TERPADU) DAN KELUARGA SEHAT YANG MENJADI PROGRAM UNGGULAN BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN DI TAHUN 2017 ::

Sarana dan Prasarana

Jumlah Kunjungan

00068620
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
348
979
4178
36507
23930
24670
68620

Your IP: 54.198.210.67
2017-11-23 05:32

Jabatan Fungsional Nutrisionis Ahli

DSC 1660Latar Belakang

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya di bidang pelayanan Gizi, makanan dan Dietetk, telah ditetapkan jabatan fungsionnal Nutrisionis berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 23/KEP/M.PAN/4/2001 tentang jabatan fungsional Nutrisionis dan angka kreditnya. Keputusan Menag PAN ini telah ditidaklanjuti dengan keputusan bersama Menteri Kesehatan dan Kepala Badan Kepegawaian Negara

Nomor : 894/MENKES/SKB/VIII 2001 tentang petunjuk pelaksanaan jabatan fungsional nutrisionis dan angka kreditnya.

Untuk kelancaran dan keseragaman pelaksanaan kegiatan teknis fungsional di bidang pelayanan gizi, makanan dan dietetik baik di masyarakat maupun rumah sakit, maka pemangku jabatan fungsional nutrisionis harus memahami tugas pokok fungsi dan kegiatannya seperti yang terdapat pada keputusan MENPAN Nomor 23/KEP/M.PAN/4/2001.

Berbagai Polemik di lingkungan Instansi Kesehatan yang sebagian besar tenaga kesehatannya adalah pemangku jabatan Fungsional. Meskipun yang bersangkutan adalah pemangku jabatan fungsional mereka belum diangkat dalam jabatan fungsional karena belum memenuhi persyaratan untuk menjadi pemangku jabatan fungsional, khususnya bagi tenaga Nutrisionis Ahli yang basic pendidikan hanya Sarjana gizi Kesmas.

Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka perlu adanya pelatihan Jabatan fungsional Nutrisionis Ahli bagi tenaga Kesehatan Nutrisionis.

Tujuan

        • Tujuan Umum  : Setelah mengikuti Pelatihan, peserta mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga fungsional Nutrisionis Ahli.
        • Tujuan Khusus  : setelah mengikuti Pelatihan, peserta dapat:
        1. Memahami Kebijakan Diklat Aparatur
        2. Memahami Jabatan Fungsional Nutrisionis
        3. Memahami Standar Profesi Gizi
        4. Menyiapkan perangkat lunak pelayanan gizi, makanan dan dietetik
        5. Melaksanakan pengamatan masalah gizi, makanan dan dietetik
        6. Menyiapkan penanggulangan masalah gizi, makanan dan dietetik
        7. Melaksanakan pelayanan gizi, makanan dan dietetik
        8. Memantau pelaksanaan pelayanan gizi, makanan dan dietetik
        9. Mengevaluasi di bidang gizi, makanan dan dietetik
        10. Membuat karya tulis/karya ilmiah di bidang gizi, makanaan dan dietetik/kesehatan terkait
        11. Mengembangkan teknologi tepat guna di bidang gizi makanan dan dietetik
        12. Membuat buku pedoman/juklak/juknis dan standar di bidang gizi, makanan dan dietetik
        13. Menghitung angka kredit dan mengajukan DUPAK

Peserta

Peserta yang akan dilatih adalah Tenaga Kesehatan profesi Gizi

      1. PNS
      2. Berijazah serendah-rendahnya Sarjana (S1)/Diploma IV Gizi
      3. Pangkat serendah-rendahnya penata Muda, golongan ruang III/a

 

Search :

Ruang Chating

Sambutan Ka. BBPK

Log-in

Siapa Yang On-Line

We have 54 guests and no members online