:: SELAMAT DATANG DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) MAKASSAR :: PENYELENGGARA DIKLAT BIDANG KESEHATAN BERKUALITAS SEBAGAI RUJUKAN DI INDONESIA TIMUR :: PELATIHAN ASUHAN IBU HAMIL (ANC TERPADU) DAN KELUARGA SEHAT YANG MENJADI PROGRAM UNGGULAN BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN DI TAHUN 2017 ::

Sarana dan Prasarana

Jumlah Kunjungan

00599416
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
1997
1358
4722
566313
14093
45679
599416

Your IP: 54.227.186.112
2018-12-11 22:26

Peningkatan Kapasitas Pegawai BBPK Makassar

Makassar, 29 Desember 2017

DSC 3336

Peningkatan Kapasitas Pegawai BBPK Makassar ini dibuka pada tanggal  15 Desember 2017 bertepatan dengan hari Jumat oleh Kepala BBPK Makassar yang juga dihadiri oleh para pejabat struktural lainnya serta Widyaiswara yang ada di BBPK Makassar tepatnya di Hotel Misiliana Rantepao Kabupaten Toraja Utara, Peserta pada kegiatan ini berjumlah 70 Orang dengan tanggal pelaksanaan 15 s.d 17 Desember 2017 yang dimana seluruh peserta pelatihan adalah pegawai dari BBPK Makassar sendiri Pelatihan ini bertujuan untuk :

 

 

DSC 3338

Tujuan Pelatihan :

  1. Memahami bagaimana kesadaran hati nurani menjadi sumber moralitas individu.
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik.
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik untuk meningkatkan hubungan kerja dengan atasan, bawahan, rekan kerja, dan stakeholders lainnya.
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu.
  5. Memahami peran moral dan etika dalam hubungan antar pribadi.
  6. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etik dan integritas di tempat kerja.
  7. Meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa di tempat kerja berdasarkan kualitas etika dan moralitas pribadi yang tinggi.
  8. Meningkatkan hubungan komunikasi dan relasi kerja yang profesional di lingkungan kerja perusahaan. Membangun hubungan kerja dari hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang etis, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

 

 DSC 3357Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja memperkuat integritas dalam hubungan antar pribadi, serta memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap perilaku dan hubungan kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas dan akuntabilitas yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

Program pelatihan Etika dan Moralitas selama 4 jam ini, akan fokus pada pengembangan soft skills dalam aspek hubungan antar pribadi dan komunikasi di internal perusahaan yang profesional. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; mengembangkan budaya perilaku kesopanan dan tata krama yang bermoral tinggi; memiliki kesadaran untuk selalu berperilaku dengan baik, sopan, memiliki sikap rendah hati untuk bekerja dengan hubungan yang lebih baik kepada atasan, rekan kerja, bawahan, dan stakeholders lainnya; meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas di tempat kerja; menangani orang-orang sulit dengan cerdas emosi dan pikiran positif; memaksimalkan dampak positif untuk setiap interaksi di tempat kerja; mengelola dan mengecilkan semua potensi konflik; meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk peningkatan relasi yang baik. Peserta diberikan panduan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan kerja dengan sikap yang etis, kasih sayang, peduli, empati, saling menghormati, saling membantu, dan bersaing dengan positif untuk menciptakan keberhasilan organisasi.

Search :

Ruang Chating

Sambutan Ka. BBPK