:: SELAMAT DATANG DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) MAKASSAR :: PENYELENGGARA DIKLAT BIDANG KESEHATAN BERKUALITAS SEBAGAI RUJUKAN DI INDONESIA TIMUR :: PELATIHAN ASUHAN IBU HAMIL (ANC TERPADU) DAN KELUARGA SEHAT YANG MENJADI PROGRAM UNGGULAN BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN DI TAHUN 2017 ::

Sarana dan Prasarana

Jumlah Kunjungan

00415222
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
1054
1089
2894
385224
18523
42084
415222

Your IP: 54.92.170.149
2018-07-17 13:42

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Angkatan II (Kedua)

Makassar, 29 Desember 2017

DSC 3915

Kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Angkatan II (Kedua) ini dibuka pada tanggal 13 Desember 2017 bertepatan dengan hari Rabu oleh Kepala Bagian Pengendalian dan Pengembangan Mutu BBPK Makassar yang juga dihadiri oleh para pejabat struktural lainnya serta Widyaiswara yang ada di BBPK Makassar tepatnya di Jl. Moha No. 59 Baruga Hasanuddin BBPK Makassar Antang Raya, Peserta pada kegiatan ini berjumlah 28 Orang dengan tanggal pelaksanaan 13 s.d 15 Desember 2017 yang dimana seluruh peserta pelatihan adalah pegawai dari BBPK Makassar sendiri Pelatihan ini bertujuan untuk :

 

DSC 3944

Tujuan Pelatihan :

Setelah mempelajari kegiatan belajar 1 ini, Anda akan mampu menjelaskan dan memberikan bantuan hidup dasar

Untuk dapat mencapai tujuan tersebut ada 4 tujuan khusus yang harus dicapai yaitu anda dapat :

• menjelaskan kembali tentang sistem pernafasan,

• menjelaskan kembali sistem sirkulasi

• melakukan BHD dengan tepat dan benar, dan

• melakukan Resusitasi jantung paru dengan benar

 

DSC 4142Bantuan hidup dasar adalah tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu (Alkatiri,2007). Tujuan bantuan hidup dasar ialah untuk oksigenasi darurat secara efektif pada organ vital seperti otak dan jantung melalui ventilasi buatan dan sirkulasi buatan sampai paru dan jantung dapat menyediakan oksigen dengan kekuatan sendiri secara normal (Latief, 2009). Tindakan bantuan hidup dasar sangat penting pada pasien trauma terutama pada pasien dengan henti jantung yang tiga perempat kasusnya terjadi di luar rumah sakit (Alkatiri, 2007). Cedera merupakan salah satu penyebab kematian. Pada tahun 1990 3,2 juta kematian dan 312 juta orang mengalami cedera di seluruh dunia. Pada tahun 2000 kematian akan mencapai 3,8 juta dan pada tahun 2020 diperkirakan cedera/trauma akan menyebabkan penyebab kematian ketiga atau kedua untuk semua kelompok umur (IKABI, 2004). Dari hasil penelitian Chandrasekaran dkk pada tahun 2010 di india menunjukkkan bahwa 31% kalangan medis, mahasiswa keperawatan, mahasiswa kedokteran gigi dan mahasiswa kedokteran tidak mengetahui singkatan BLS yang merupakan Basic life support, 51% gagal malakukan usaha penyelamatan sebagai langkah awal dalam bantuan hidup dasar, dan 74% tidak mengetahui lokasi yang tepat untuk kompresi dada pada tindakan bantuan hidup dasar (Chandrasekaran, 2010).

Search :

Ruang Chating

Sambutan Ka. BBPK