:: SELAMAT DATANG DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) MAKASSAR :: PENYELENGGARA DIKLAT BIDANG KESEHATAN BERKUALITAS SEBAGAI RUJUKAN DI INDONESIA TIMUR :: PELATIHAN ASUHAN IBU HAMIL (ANC TERPADU) DAN KELUARGA SEHAT YANG MENJADI PROGRAM UNGGULAN BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN DI TAHUN 2017 ::

Sarana dan Prasarana

Jumlah Kunjungan

00524524
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
984
1127
5791
490945
21838
37721
524524

Your IP: 54.224.247.42
2018-10-18 18:59

Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan I (Pertama)

Makassar, 02 Februari 2018

DSC 4089

Kegiatan Pelatihan Manajemen Puskesmas angkatan I ini dibuka pada tanggal  02 Februari 2018 bertepatan dengan hari Kamis oleh Kepala Pusat Pelatihan Kemenkes R.I yaitu dr. Ahmad Subagio Tancarino, MARS yang juga dihadiri oleh para pejabat struktural lainnya yaitu Kepala Bagian Tata Usaha BBPK Makassar Ibu Hj. Masrida Baharuddin, SKM, M.Pd serta Tenaga Widyaiswara yang ada di BBPK Makassar tepatnya di Jl. Moha No. 59 Baruga Hasanuddin BBPK Makassar Antang Raya, Peserta pada kegiatan ini berjumlah 29 Orang dengan tanggal pelaksanaan 01 s.d 10 Februari 2018 yang dimana seluruh peserta pelatihan adalah berasal dari berbagai Provinsi diseluruh wilayah Indonesia, Pelatihan ini bertujuan untuk :

 

DSC 4111

Tujuan Pelatihan : 

Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu melakukan manajemen dan pelayanan kesehatan dengan pendekatan keluarga di Puskesmas.”

 

 

DSC 4092

Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia. Kesehatan juga merupakan investasi bagi pembangunan sumberdaya manusia yang produktif, baik secara sosial maupun ekonomis, dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, pengelolaan kesehatan harus diselenggarakan oleh semua komponen bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung sebagaimana dinyatakan dalam peraturan presiden No. 72 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Nasional Pelaksanaan Sistem Kesehatan Nasional ditekankan pada peningkatan perilaku dan kemandirian masyarakat, profesionalisme sumber daya manusia kesehatan, serta upaya promotive dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif.

Promosi kesehatan merupakan salah satu jenis pelayanan wajib yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat, melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya sendiri serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan kesehatan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1193 Tahun 2004. Promosi kesehatan merupakan pengarusutamaan pembangunan berwawasan kesehatan, yang terus dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan secara berkesinambungan. Untuk mencapai tujuan promosi kesehatan, pengelola program kesehatan baik di tingkat pusat maupun daerah menerapkan strategi promosi kesehatan

Pembangunan Kesehatan Nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan (RPJPK) tahun 2005 – 2025 dan rencana pembangunan jangka menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019 diarahkan kepada upaya meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Hal tersebut sejalan dengan Visi pembangunan kesehatan jangka panjang yakni terwujdnya Indonesia Sehat Tahun 2025, di mana masyarakat hidup dalam lingkungan yang sehat, dengan perilaku yang proaktif memelihara kesehatannya serta mampu mengakses pelayanan kesehatan yang bermutu. Pelayanan kesehatan yang dimaksud meliputi pelayanan yang bersifat promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif.

Search :

Ruang Chating

Sambutan Ka. BBPK