:: SELAMAT DATANG DI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) MAKASSAR :: PENYELENGGARA DIKLAT BIDANG KESEHATAN BERKUALITAS SEBAGAI RUJUKAN DI INDONESIA TIMUR :: PELATIHAN ASUHAN IBU HAMIL (ANC TERPADU) DAN KELUARGA SEHAT YANG MENJADI PROGRAM UNGGULAN BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN DI TAHUN 2017 ::

Sarana dan Prasarana

Jumlah Kunjungan

00417328
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua Hari
608
1187
5000
385224
20629
42084
417328

Your IP: 54.198.3.15
2018-07-19 11:51

Pelatihan ANC terpadu angkatan I (Pertama)

Makassar, 17 April 2018

DSC 8216Pelatihan Asuhan Ibu Hamil ( ANC ) Standar Terpadu Angkatan I ( Pertama ) ini dibuka pada tanggal 10 April 2018 bertepatan dengan hari Selasa oleh Kepala BBPK Makassar Laode Musafin yang juga dihadiri oleh Para Struktural dan Widyaiswara BBPK Makassar, tepatnya di Gedung KIA Lantai 2 BBPK Makassar Jl. Moha No. 59 Makassar. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 20 Orang dengan tanggal pelaksanaan 10 s.d 16 April 2018 yang dimana seluruh peserta pelatihan adalah berasal dari daerah yang diprioritaskan yaitu DBK dan DTPK diseluruh wilayah Indonesia Timur. Pelatihan ANC ini bertujuan untuk :

 DSC 8232Tujuan Umum Pelatihan :
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu melakukan Asuhan Ibu Hamil (ANC) lengkap dengan Perencanaan Persalinan dengan baik dan benar

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat:

  1. Meningkatkan wawasan / pemahaman tentang kehamilan
  2. Meningkatkan keterampilan bidan dalam menjelaskan kehamilan yang normal dan bermasalah
  3. Terampil melakukan Asuhan Ibu Hamil (ANC) dengan baik dan benar
  4. Terampil melakukan KIP/K pada pelaksanaan Asuhan Ibu Hamil (ANC)
  5. Meningkatkan kemampuan membimbing ibu hamil, suami, keluarga dalam perencanaan persalinan
  6. Meningkatkan wawasan dalam penggerakan dan pemberdayaan masyarakat dalam perencanaan persalinan.

 

DSC 8349Derajat kesehatan masyarakat dapat diukur dengan angka kematian, umur, harapan dan status gizi masyarakat. Indicator kematian yang lazim digunakan adalah angka kematian bayi (IMR), angka kematian anak (CMR) dan angka kematian ibu (MMR). Buruk baiknya pelayanan kebidanan suatu daerah tercermin pada tingkat kematian ibu di daerah tersebut. Kejadian kematian ibu terjadi pada masa kehamilan (antenatal), persalinan (natal), dan nifas (Post-natal). Sejalan dengan MDGS masalah satu upaya untuk menurunkan angka kematian ibu adalah memberikan asuhan ibu hamil (ANC) yang berkualitas mengacu pada standar pelayanan antenatal.

Tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan obtetri-neonatal harus mampu terampil memberikan pelayanan ibu hamil sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga bidan selaku pengelola dan atau pelaksana KIA dituntut untuk memberikan pelayanan yang professional.

Search :

Ruang Chating

Sambutan Ka. BBPK