Pelatihan Pemantauan Pertumbuhan Balita bagi Tenaga Kesehatan Angkatan I dan II

Makassar, 29 Februari 2024 -Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar telah melaksanakan Pelatihan Pemantauan Pertumbuhan Balita bagi Tenaga Kesehatan Angkatan I secara blended learning. Sesi daring dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 20 Februari 2024, dilanjutkan dengan sesi klasikal pada tanggal 22 hingga 23 Februari 2024. Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan di Provinsi Papua, Maluku, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam memantau dan menilai pertumbuhan balita.

 

Angkatan II pelatihan ini juga dilaksanakan dengan metode blended learning, dimulai dengan sesi daring pada tanggal 19 hingga 20 Februari 2024 dan sesi klasikal pada tanggal 22 hingga 23 Februari 2024. Sebanyak 25 peserta dari Puskesmas, Rumah Sakit, dan Dinas Kesehatan di Provinsi Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan ini. Materi yang diberikan mencakup penimbangan dan pengukuran balita, penghitungan umur dan indeks massa tubuh (IMT), penilaian status pertumbuhan, penyuluhan dan konseling, serta pencatatan dan pelaporan.

 

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan. Peserta diharapkan mampu melaksanakan pemantauan pertumbuhan balita secara efektif, termasuk melakukan penimbangan dan pengukuran yang akurat, menghitung umur dan IMT, serta menilai status pertumbuhan balita. Selain itu, peserta juga dibekali dengan keterampilan penyuluhan dan konseling untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan keluarga balita.

 

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan kualitas layanan pemantauan pertumbuhan balita di daerah mereka masing-masing. BBPK Makassar berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan-pelatihan yang berkualitas, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *